Industri sablon menghadapi tantangan lingkungan yang signifikan dalam upaya mencapai keberlanjutan, khususnya terkait pengelolaan air limbah selama proses pembersihan layar dan reklamasi. Bahkan ketika menggunakan tinta dan bahan kimia ramah lingkungan, pembuangan limbah padat yang tidak diolah dari proses ini menimbulkan risiko bagi infrastruktur dan ekosistem perairan.
Reklamasi layar menghasilkan air limbah kompleks yang mengandung residu tinta, fragmen emulsi, dan produk samping kimia. Metode pembuangan tradisional sering kali melibatkan pembuangan langsung, sehingga tidak memenuhi peraturan lingkungan yang semakin ketat dan dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sistem drainase.
Sistem Filtrasi Pencucian Sgreen® mengatasi masalah ini melalui proses penyaringan enam tahap komprehensif yang dirancang untuk mencegah limbah padat dari sumbernya. Sistem ini berfungsi terutama sebagai "pemisah padatan tinta", yang memberikan banyak manfaat:
Efektivitas sistem ini berasal dari pendekatan filtrasi berurutan, dengan setiap tahap menargetkan ukuran partikel yang berbeda:
Penangkapan awal partikel besar (potongan emulsi dan gumpalan tinta) menggunakan kain penyaring sekali pakai
Filtrasi mesh tiga tingkat yang dapat digunakan kembali:
Pompa submersible kelas industri (1/3 HP, 115V) aktif secara otomatis ketika air mencapai tingkat yang ditentukan, menyediakan kapasitas aliran 36 galon per menit
Filtrasi presisi dua tahap:
Ketika peraturan lingkungan menjadi lebih ketat dan ekspektasi konsumen berkembang, solusi filtrasi tersebut mewakili investasi strategis bagi bisnis sablon yang berkomitmen terhadap operasi berkelanjutan.
Kontak Person: Mrs. Dolly Pan
Tel: 86-13880447301